Mahasiswa Sains Data UNESA Kembangkan Inovasi Digital Melalui Proyek AutoIn di SIPLah Toko Ladang Lewat Magang Berdampak
Di tengah
pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital di berbagai sektor
industri, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki pemahaman teoritis,
namun juga pengalaman praktis yang mampu menjembatani kebutuhan dunia
kerja. Sebagai upaya mendukung dan merealisasikan kebutuhan tersebut,
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui program Mobilitas Ademik memberikan
kesempatan kepada mahasiswa semester 5 dan 6 untuk mengikuti berbagai Bentuk
Kegiatan Pembelajaran (BKP), salah satunya adalah melalui program magang
berdampak. Program magang ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara
langsung di lingkungan industri, sekaligus mengembangkan kompetensi teknis
maupun non teknis yang relevan dengan program studi mahasiswa.
Kegiatan magang dilaksanakan di PT Ladang Karya Husada, yakni perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan bisnis B2B serta B2G. Salah satu platform yang dikembangkan yaitu Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah Toko Ladang) yang berfungsi sebagai marketplace pengadaan barang dan jasa untuk satuan pendidikan di Indonesia. Platform ini bergerak di bawah naungan Kemendikbud Ristek dan E-katalog LKPP. Kegiatan ini berlangsung selama empat bulan dan diikuti oleh tiga mahasiswa dari prodi S1 Sains Data yang terdiri dari Sheira En Nadia (NIM. 23031554041), Azriel Kevin Alfarizqi (NIM. 23031554190) dan Devina Gusriani (NIM. 23031554208). Selama pelaksanaan magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas yang mendukung operasional dan pengembangan teknologi, khususnya dalam bidang informasi, dan analisis data.
Dalam program tersebut, mahasiswa mengembangkan sebuah inovasi yang berjudul “SiPLAH Data Flow Automation: Sistem Cerdas Klasifikasi Kategori E-Commerce untuk Mengurangi Bias dan Meningkatkan Akurasi Analisis” atau yang disebut dengan “AutoIn”. Proyek ini berfokus pada pengembangan sistem yang bertujuan untuk menangani permasalahan pada platform Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLaH), khususnya dalam proses klasifikasi kategori produk yang masih memerlukan peningkatan akurasi dan efisiensi.
Melalui pengembangan proyek “AutoIn” ini, mahasiswa mampu menerapkan konsep data science dan machine learning dalam menyelesaikan permasalahan nyata yang dihadapi dunia industri. Sistem yang telah dikembangkan diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menganalisis data secara berkala khususnya dalam mengklasifikasikan kategori produk e - commerce dari platform SIPLah, sehingga dapat mengurangi bias data dan meningkatkan kualitas analisis yang digunakan dalam pengambilan keputusan. Program magang ini juga tidak hanya menghasilkan luaran berupa solusi teknologi yang relevan dengan dunia industri, tetapi juga menjadi wujud kolaborasi antara dunia akademik dengan dunia industri dalam mengembangkan inovasi berbasis data. -Kevin