Mahasiswa Sains Data UNESA Raih Silver Medal BRINathon - IRIFair 2026 lewat Inovasi SPECTRA
Mahasiswa Program Studi S1 Sains Data, Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kembali
menorehkan prestasi di tingkat nasional. Fio Ulaa' Octriyanti dan Abdullah
Al-Firdaus Nuzula berhasil meraih Silver Medal atau Juara 2 Klaster
Kebumian, Antariksa, dan Maritim dalam ajang BRINathon 2026.
BRINathon merupakan kompetisi ide riset bagi mahasiswa
jenjang D4 dan S1 yang menjadi bagian dari Indonesia Research and Innovation
Fair (IRIFair) 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi
Nasional (BRIN) bersama Bappenas dan LPDP dalam kerangka Manajemen Talenta
Nasional.
Peserta mengikuti rangkaian seleksi yang meliputi penyusunan Idea Concept Paper, workshop, technical meeting, serta presentasi di hadapan dewan juri BRIN. Kompetisi terbagi ke dalam empat klaster keilmuan. Rangkaian final berlangsung pada 21–24 September 2026, mulai dari tahap persiapan hingga presentasi final di Kawasan Sains dan Teknologi BRIN Cibinong, Bogor. Kegiatan kemudian ditutup dengan malam penganugerahan di Gedung B. J. Habibie BRIN, Jakarta.
Tim Sains Data UNESA meraih prestasi tersebut melalui gagasan bertajuk SPECTRA: “Model Prediksi Konflik Pangan-Energi Berbasis Spatial Ensemble Learning di Daerah Aliran Sungai Strategis Indonesia”. Dalam uji coba di Daerah Aliran Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, tim menggabungkan data curah hujan, topografi, jaringan sungai, dan jejak banjir ke dalam 77.600 grid berukuran satu kilometer persegi. Risiko banjir dipetakan menggunakan gabungan metode Random Forest, XGBoost, dan LightGBM yang divalidasi secara spasial. Sementara itu, keterhubungan wilayah hulu dan hilir ditelusuri melalui graf jaringan sungai yang terdiri atas 24.306 simpul. Hasil analisis kemudian dirangkum ke dalam kelas prioritas kajian teknis R1 hingga R5 dan disajikan melalui sebuah dashboard. SPECTRA diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi pemerintah pusat dan daerah dalam pengambilan keputusan berbasis data, khususnya untuk mendukung pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2025 tentang Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa S1 Sains Data UNESA dalam mengintegrasikan ilmu data, pemodelan spasial, dan isu strategis lingkungan menjadi solusi yang relevan bagi masyarakat. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen program studi dalam mendorong lahirnya riset mahasiswa yang inovatif, berdampak, dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.