Tingkatkan Kompetensi Digital Guru SMA TIK, Prodi S1 Sains Data dan S1 Kecerdasan Artifisial UNESA Gelar Pelatihan Kecerdasan Artifisial untuk Guru TIK Surabaya
SURABAYA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan, Program Studi S1 Sains Data dan S1 Kecerdasan Artifisial Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi guru-guru SMA yang tergabung dalam MGMP TIK Kota Surabaya.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 7–11 Juli 2025 ini
secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Wasis, M.Si. di Ruang Lab Data Science
Gedung E2, Unesa Ketintang. Pelatihan ini dirancang untuk membekali pendidik
dengan pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis dalam mengintegrasikan
teknologi AI ke dalam proses pembelajaran.
Selama lima hari, para peserta mendapatkan materi
komprehensif dari tim dosen pakar UNESA, yang meliputi:
- Berpikir
Komputasional & Dasar Python: Dr. Atik Wintarti, M.Kom. membahas
materi pilar dasar computational thinking, dilanjutkan sesi teknis
pemrograman Python (dasar hingga function/class) oleh Yuni Rosita
Dewi, M.Si. dan Harmon Prayogi, M.Sc. menggunakan Google Colab.
- Literasi
AI & Prompt Engineering: Kartika Chandra Dewi, S.Si., M.Si.
menyampaikan literasi konsep dasar AI, disusul pelatihan prompt
engineering untuk AI generatif oleh Ike Fitriyaningsih, M.Si.
- Praktik
AI & Etika Digital: Pemrograman AI praktis dipandu oleh Dinda
Galuh Guminta, M.Stat. dan Harmon Prayogi, M.Sc. Rangkaian teori ditutup
dengan pembekalan etika pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan oleh Dr.
Elly Matul Imah, M.Kom.
- Proyek
Mandiri & Presentasi: Peserta menyusun proyek studi kasus berbasis
Python dan AI secara mandiri, yang kemudian dipresentasikan pada dua hari
terakhir pelatihan.
Kegiatan PkM ini mendapat respons positif dari pengurus dan anggota MGMP TIK Surabaya. Ketua MGMP TIK Surabaya, Elly Sari Indah, S.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan ini berjalan sangat baik dan menjadi motivasi besar bagi para guru untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang AI.
Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris MGMP TIK Surabaya,
Ratih Fahayana, S.Pd., Gr., M.T., yang mengapresiasi kejelasan materi serta
komunikasi interaktif selama sesi pendampingan. Salah satu peserta, Maulandani
Lisdiasari, S.T., juga menambahkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru
terkait koding dan integrasi AI yang sangat relevan untuk kebutuhan mengajar
saat ini.
Melalui sinergi ini, Prodi S1 Sains Data dan S1 Kecerdasan Artifisial UNESA berharap para guru dapat menerapkan ilmu yang didapat secara efektif, etis, dan kontekstual guna meningkatkan kualitas pembelajaran SMA di Kota Surabaya.