Kuliah Tamu S1 Sains Data UNESA: Dr. Anto Satriyo Nugroho Bahas Pemanfaatan AI dalam Biometrik

Program Studi S1 Sains Data Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar kuliah tamu yang menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yaitu Dr. Anto Satriyo Nugroho, B.Eng., M.Eng., yang merupakan Kepala Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber BRIN. Kuliah tamu ini membahas topik penting mengenai "Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Biometrik".
Dr. Anto Satriyo Nugroho, yang dikenal sebagai pakar di bidang kecerdasan buatan, memaparkan secara mendalam tentang berbagai aplikasi kecerdasan artifisial (AI) dalam biometrik dan forensik. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa teknologi AI telah membawa revolusi dalam kedua bidang tersebut, khususnya dalam hal identifikasi individu yang semakin akurat dan efisien.
“Penggunaan AI dalam biometrik, seperti pengenalan wajah, sidik jari, dan iris mata, telah mengubah cara kita memverifikasi identitas seseorang secara cepat dan akurat. Selain itu, AI juga sangat bermanfaat dalam forensik digital, di mana teknologi ini digunakan untuk mengidentifikasi pola dan menganalisis data,” ujar Dr. Anto di hadapan mahasiswa S1 Sains Data.
Kuliah tamu ini memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana AI mampu membantu identifikasi identitas seseorang melalui sidik jari dan iris mata. Selain itu, diskusi interaktif juga dilakukan antara Dr. Anto dan peserta mengenai tantangan dan peluang riset di bidang AI, khususnya dalam konteks pengembangan teknologi biometrika di Indonesia.
Ketua kegiatan kuliah tamu Riskyana Dewi Intan Puspitasari, M. Kom., berharap kuliah tamu ini mampu menginspirasi mahasiswa untuk lebih mendalami pemanfaatan AI dalam berbagai bidang. "Kami sangat berterima kasih atas kesedian Dr. Anto Satriyo Nugroho untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Kami berharap, acara ini dapat menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk terjun lebih jauh ke dunia riset dan inovasi di bidang kecerdasan artifisial,” ujarnya.
Acara ini juga diakhiri dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para peserta, yang ingin mengetahui lebih banyak tentang tren terbaru dan potensi pengembangan kecerdasan artifisial di masa dean.